Perangkat Desa Perkuat Akurasi Data Kabupaten Magelang
Pemerintah
Kabupaten Magelang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelatihan Operator Data
Desa Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas pendataan desa yang akurat
dan terintegrasi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh operator desa se-Kabupaten
Magelang secara bertahap pada 22-30 Juni 2026.
Kepala Diskominfo Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso
mengatakan, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan Satu Data
Kabupaten Magelang yang selaras dengan prinsip Satu Data Indonesia. Menurutnya,
seluruh kebijakan pemerintah daerah harus disusun berdasarkan data yang akurat
sehingga keputusan yang diambil dapat tepat sasaran.
"Kalau datanya baik, maka kebijakan yang dihasilkan
juga akan baik. Sebaliknya, data yang kurang tepat dapat menghasilkan kebijakan
yang kurang tepat pula," ujarnya saat membuka pelatihan di ruang Gotong
Royong Kompleks Setda Kabupaten Magelang, Selasa (30/6/2026).
Ia menjelaskan, operator desa memiliki peran penting
karena setelah mengikuti pelatihan, mereka akan meneruskan pembekalan kepada
Petugas Pencacah Lapangan (PCL) di masing-masing desa. Selain itu, ia juga
mengingatkan pentingnya menjaga keamanan data masyarakat.
"Data yang dikumpulkan mengandung informasi penting
sehingga harus dikelola secara profesional dan bertanggung jawab,"
pesannya.
Kepala BPS Kabupaten Magelang, Kus Haryono menambahkan,
pelatihan ini bertujuan menghasilkan data yang memiliki standar, metadata, kode
referensi, serta mudah diintegrasikan dengan berbagai kebijakan pemerintah.
Menurutnya, data yang berkualitas akan membantu pemerintah dalam menyusun
program pembangunan yang lebih tepat sasaran. Mulai dari pembangunan
infrastruktur, pelayanan publik, hingga pengentasan kemiskinan.
"Semua kebijakan saat ini harus berbasis data.
Dengan data yang valid, pemerintah dapat menganalisis kondisi setiap wilayah
sehingga program yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan
masyarakat," jelas Kus Haryono.
Ia juga berharap data yang nantinya dikumpulkan tidak
hanya berhenti sebagai arsip, tetapi dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa
untuk menganalisis potensi wilayah, menyusun program pembangunan, hingga
menjadi dasar pengambilan keputusan di masa mendatang.
Sejalan dengan itu, narasumber dari Komisi III DPRD
Kabupaten Magelang, H. Islakhudin menegaskan, data merupakan fondasi utama
dalam penyusunan anggaran maupun kebijakan pemerintah daerah. Menurutnya,
seluruh proses pembangunan saat ini mengacu pada data sehingga kualitas
pendataan menjadi tanggung jawab bersama. Ia juga mengingatkan agar proses pendataan
dilakukan secara objektif sesuai kondisi masyarakat yang sebenarnya.
"Pendataan ini bukan sekadar mengisi formulir,
tetapi menentukan arah pembangunan Kabupaten Magelang lima hingga 10 tahun ke
depan," ungkap Islakhudin.
Ia menambahkan, data yang selalu diperbarui akan membantu
pemerintah memastikan program bantuan sosial maupun pembangunan benar-benar
diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Salah satu peserta pelatihan dari Desa Donomulyo,
Kecamatan Secang, Rifki, mengaku memperoleh banyak pemahaman baru selama
mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan, peserta menerima materi dari
Diskominfo, DPRD Kabupaten Magelang, dan BPS mengenai pentingnya data dalam
mendukung pembangunan daerah.
"Peserta juga dibekali pelatihan teknis mengenai mekanisme
pendataan yang nantinya akan dilakukan oleh operator desa bersama Petugas
Pencacah Lapangan (PCL) yang berasal dari kepala dusun di masing-masing
wilayah," ujarnya.
Menurutnya, pelatihan ini menjadi bekal penting sebelum
proses pendataan dilakukan di lapangan. Ia berharap data yang nantinya
dikumpulkan benar-benar sesuai dengan kondisi riil masyarakat sehingga dapat
menjadi sumber informasi yang akurat, lengkap, serta dapat dimanfaatkan sebagai
arah acuan pembangunan di Kabupaten Magelang.
"Harapannya dari acara ini nantinya didapatkan data
yang benar-benar riil sesuai kondisi masyarakat dan bisa menjadi data yang
lengkap untuk kebutuhan pembangunan di Kabupaten Magelang," kata dia.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Magelang berharap
seluruh operator desa mampu menghasilkan data yang berkualitas, faktual, dan
terintegrasi sehingga dapat mendukung terwujudnya pembangunan yang lebih
efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten
Magelang.