Luas lantai rumah seringkali dianggap sebagai gambaran untuk menilai tingkat kemampuan sosial ekonomi masyarakat dan tingkat kesehatan penghuninya. Rumah dengan luas lantai yang besar menunjukkan dari sisi ekonomi lebih baik dibanding luas rumah yang kecil. Namun di daerah pedesaan luas rumah tidak berbanding lurus dengan kualitas bangunan dan fasilitas tempat tinggal yang dimilikinya. Masih banyak rumah yang cukup luas namun tidak diimbangi dengan kualitas tempat tinggal dan fasilitas tempat tinggal yang memadai. Seperti contohnya banyak rumah luas yang mempunyai dinding dari kayu kualitas rendah atau anyaman bambu dengan lantai masih berupa lantai tanah. Selain itu juga rumah tersebut tidak mempunyai fasilitas untuk buang air besar sendiri.
Lantai merupakan alas atau dasar dari suatu bangunan. Pemilihan jenis lantai yang digunakan menunjukkan tingkat kesejahteraan dan tingkat kesehatan suatu rumah tangga. lantai dari jenis bukan tanah dianggap lebih baik dari sisi kesehatan dibanding dengan lantai tanah. Bahkan rumah dari lantai tanah dianggap sebagai rumah tidak layak huni. Urutan yang paling baik untuk jenis lantai tempat tinggal menurut kualitasnya adalah lantai keramik/ marmer/ granit, ubin/tegel/teraso, semen/bata merah dan terakhir adalah papan/kayu atau bambu dan bahan lainnya.
Atap merupakan bagain penting dari sebuah rumah karena atap berfungsi sebagai pelindung bagi penghuni rumah dari sengatan sinar matahari maupun hujan. Jenis atap yang digunakan oleh sebuah rumah tangga bergantung kepada kondisi geografis wilayah tempat tingga. Di daerah dataran tinggi banyak rumah yang menggunakan atap dari bahan seng karena dengan atap berbahan seng dapat menyimpan panas matahari lebih lama sehingga menghangatkan bagian dalam rumah. Di daerah dataran rendah, rumah tempat tinggal dan bangunan lainnya banyak menggunakan atap jenis genteng. Hal ini selain untuk mengurangi suhu panas dalam rumah, atap dengan jenis genteng mempunyai daya tahan yang lebih lama dibanding atas jenis lain. Jenis atap yang lain yang banyak digunakan karena biayanya lebih murah adalah atap dari bahan asbes
Jenis dinding juga menunjukkan kualitas kehidupan penghuninya. Jenis dinding yang baik adalah dinding yang terbuat dari bahan kedap air sehingga dinding tidak mudah basah dan lembab dan terhindar dari tumbuhnya lumut. Dinding yang kualitasnya buruk akan membuat rumah menjadi lembab, berair, dan tumbuh jamur akan berpengaruh buruk terhadap kesehatan penguninya.
Salah satu kebutuhan utama dan paling mendasar dalam kehidupan rumah tangga adalah tersedianya tempat tinggal yang layak. Namun dalam pemenuhan kebutuhan ini tidak semua rumah tangga bisa memenuhinya dengan mudah. Kondisi sosial ekonomi rumah tangga memberikan pengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan akan tempat tinggal. Penduduk yang berpenghasilan lebih tinggi akan mempunyai kesempatan untuk memiliki rumah dan fasilitas yang lebih baik dengan mudah dibanding penduduk yang berpenghasilan rendah
Jika #SahabatPusaka memiliki pertanyaan seputar data, silakan disampaikan melalui chat Whatsapp ini dan untuk permohonan data silahkan klik di sini, Admin siap membantu.