Mengukur persentase orang dengan resiko terinfeksi HIV mendapatkan pelayanan deteksi dini HIV (pelayanan kesehatan HIV) sesuai standar
Jumlah kematian anak berusia 0-5 tahun (0-59 bulan) di suatu wilayah pada kurun waktu tertentu dibandingkan dengan jumlah kelahiran hidup di wilayah pada kurun waktu yang sama dikali 1000 kelahiran hidup (termasuk kematian bayi).
Banyaknya kematian bayi berusia di bawah satu tahun (0-11 bulan) di suatu wilayah pada kurun waktu tertentu dibandingkan dengan jumlah kelahiran hidup di wilayah pada kurun waktu yang sama di kali 1000 kelahiran hidup pada satu tahun tertentu
Angka kematian ibu (AKI) adalah banyaknya perempuan yang meninggal dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan kehamilan atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan, bunuh diri atau kasus insidentil) selama kehamilan, melahirkan, dan dalam masa nifas (42 hari setelah melahirkan) tanpa memperhitungkan lama kehamilan per 100.000 kelahiran hidup.
Jumlah bayi sampai usia 28 hari dengan batasan usia gestasi diatas 20 minggu yang meninggal di suatu wilayah pada kurun waktu tertentu per jumlah kelahiran hidup di wilayah dan pada kurun waktu yang sama dikali 1000 kelahiran hidup.
Indikator yang mengukur jumlah kasus malaria berdasarkan konfirmasi laboratorium (pengujian mikroskopis ataupun Rapid Diagnostic Test (RDT)) yang terjadi di suatu populasi per 1000 orang dalam jangka waktu tertentu, biasanya per tahun.
Persentase bayi usia 0-12 bulan yang telah mendapatkan 1 dosis imunisasi Hepatitis B0, 1 dosis imunisasi BCG, 3 dosis DPT-HB-HIB, 4 dosis imunisasi OPV (Polio tetes/polio oral), 1 dosis imunisasi IPV (Polio suntik), dan 1 dosis imunisasi campak Rubela
Indikator yang mengukur jumlah individu dalam suatu populasi selama periode tertentu yang terdiagnosis dengan kusta (leprosy) dengan satu atau lebih tanda utama kusta, yaitu : 1. Kelainan kulit/lesi dapat berbentuk bercak putih atau kemerahan yang mati rasa 2. Penebalan saraf tepi yang disertai dengan gangguan fungsi saraf. Gangguan fungsi saraf bisa berupa gangguan fungsi sensoris, gangguan fungsi motoris, atau gangguan fungsi otonom 3. Adanya basil tahan asam (BTA) di dalam kerokan jaringan kulit (slit skin smear)
Indikator yang mengukur jumlah kasus malaria berdasarkan konfirmasi laboratorium (pengujian mikroskopis ataupun Rapid Diagnostic Test (RDT)) yang terjadi di suatu populasi per 1000 orang dalam jangka waktu tertentu, biasanya per tahun.
Persentase bayi usia 0-12 bulan yang telah mendapatkan 1 dosis imunisasi Hepatitis B0, 1 dosis imunisasi BCG, 3 dosis DPT-HB-HIB, 4 dosis imunisasi OPV (Polio tetes/polio oral), 1 dosis imunisasi IPV (Polio suntik), dan 1 dosis imunisasi campak Rubela